Pengalaman Mudik Pertama (Habis)

3. Indahnya Malam Kemenangan di Bumi Bojonegoro part.2

     Setelah memberihkan diri, saya pun bersiap untuk mengikuti gawe yang diadakan oleh keluarga besar tante Ita. Hari itu adalah hari terakhir puasa. Tidak heran banyak orang telah banyak berkumpul di rumah. Jujur, saya merasakan kehangatan dari keluarga besar yang dimiliki oleh tante Ita. Sanak keluarga dari yang tua hingga yang muda hadir semua untuk dapat menikmati buka puasa terakhir pada tahun ini. Setelah salat berjamaah di rumah semuanya langsung menyerbu makanan yang telah dihidangkan. Beginilah gambaran pada saat berbuka puasa :

Image

Lontong sayur, asem – asem iga, daun kates, bakso, dan masih banyak hidangan lain tersaji begitu menggiurkan. Bebarengan dengan yang lain, sayapun ikut mengambil hidangan yang disiapkan. Satu pengalaman lagi yang saya dapat. Baru kali ini saya makan asem – asem iga. Dan ternyata nikmat sekali untuk disantap. Tidak lama berselang, terdengar suara mercon, kembang api menderu di depan rumah. Dengan penasaran saya pun ikut. Mama yang sejak kecil takut dengan mercon melarang saya untuk mendekat. Tetapi kepalang tanggung. Meskipun dengan sedikit membantah, saya ikut menyaksikan kembang api dan mercon yang dinyalakan. Begitu indah namun sedikit ekstrim bila disaksikan. Anak – anak dengan santainya menyumut mercon yang bila di Surabaya pasti sudah dilarang untuk dinyalakan di tempat umum. Hari semakin larut. Gema takbir mulai terdengar untuk memuji kebesaran Tuhan. Menggambarkan kemenangan setelah 30 hari berpuasa.  Malam kemenangan yang pantas untuk dirayakan. Tawa riang begitu menyenangkan  saya dengar. Suasana di dalam rumah juga tidak kalah. Ada yang bercerita, ada yang tertawa, ada adik bayi yang menangis, semua campur aduk sehingga rumah sangat ramai.  Hal ini mungkin tidak saya dapat jika saya memutuskan untuk tidak ikut ke Bojonegoro dan tetap menetap di Surabaya. Saya tidak dapat merasakan kebersamaan keluarga besar yang begitu akrab. Hari semakin larut. Gema takbir masih terus berkumandang. Dan benar saya menikmati suasana yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Anak – anak sungkem kepada orang tua dan semuanya tumpah ruah memohon ampunan atas segala dosa. Tanpa terasa waktu sudah memasuki tengah malam. Saya pun terlelap.Beristirahat untuk melanjutkan esok hari yang penuh dengan pengalaman baru.

     Setelah cukup beristirahat, pada pukul enam saya terbangun. Entah karena cuaca Bojonegoro yang dingin pada malam hari membuat saya nyaman terlelap. Meskipun ditemani nyamuk – nyamuk dari sawah belakang rumah. Begitu keluar rumah, saya melihat pemandangan yang baru pertama kali saya lihat. Warga sekitar dengan pakaian yang rapi berkunjung dari rumah ke rumah untuk saling bermaaf – maafan. Tradisi yang tidak pernah saya alami sebelumnya. Hampir setengah hari kami menerima dan mengunjungi warga sekitar hanya sekedar untuk saling bermaafan. “begitu damai bangsa ini jika kerukunan ini terus dijaga dan dipelihara”.  Itulah catatan perjalanan mudik pertama saya. Begitu menyenangkan rasanya bisa saling bermaafan dan berbagi kegembiraan bersama – sama. Semoga menjadi inspirasi bagi setiap orang yang membacanya.

     Setelah ini saya akan menulis tentang perjalanan saya selanjutnya. Destinasi saya selanjutnya adalah Blitar. Disana terdapat berbagai obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Terdapat makam Bung Karno yang kondisinya jauh lebih baik daripada waktu kelas 6 sd saya kunjungi. Terdapat candi Penataran, Pantai Serang yang begitu tenang dan damai. Berbagai obyek ini akan saya tulis sebagai inspirasi bagi anda untuk menjadi destinasi wisata yang baik untuk dikunjungi. (RYE)

Perjalanan belum berakhir. Masih ada cerita Blitar, dan Pesona Yang Ditawarkan.

Coming Soon…

Leave a comment

Filed under Review dan Tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s