Personal Journalism : Manusia multi-tasking

 Saat ini, setiap orang bisa menjadi seorang jurnalis. Ketika kita mempunyai media untuk menuliskan atau menuangkan pemikirannya, publik atau setiap orang dapat mengerti apa informasi yang ingin kita sampaikan.

 Di ruang 304 Fisip Universitas Airlangga (26/11) Satrya Wibawa mendemonstrasikan bagaimana kecepatan media untuk mengemas sebuah berita. Mahasiswa mendapatkan tugas untuk mencari berita dan disebarkan melalui jejaring sosial. Hal ini sesuai dengan penjelasan dari Henry Subiakto tentang kepemilikan media. Bahwa sekarang setiap orang adalah manusia multi-tasking. Media tidak hanya dimiliki oleh institusi besar, tetapi setiap orang juga bisa menjadi media penyebaran informasi. (RYE/RAF)

Tulisan ini ditulis untuk pemenuhan tugas dasar – dasar jurnalistik

Leave a comment

Filed under Review dan Tulisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s